MENUJU SWASEMBADA PANGAN MELALUI BUMDES

Program kerja pemerintah Pusat melalui program ketahanan Pangan menuju Swasembada Pangan Nasional menggema sampai pelosok desa. Tidak terkecuali pemerintahan yang ada di desa. Melalui Badan Usaha Milik Desa diwajibkan setiap desa menganggarkan Program Ketahanan Pangan melalui sumber Dana Desa minimal 20 % yang diterima masing masing Desa. Mengingat sumber anggaran dan atensi dari pemerintah Pusat, Kecamatan Bareng melalui Badan Kerja sama Antar Desa ( BKAD ) menyambut ini semua melalui persiapan persiapan yang diantaranya terkait Studi Kelayakan Analisa Usaha atau Analisa Kelayakan Usaha. Badan Kerja sama Antar Desa ( BKAD ) Kecamatan Bareng bekerja sama dengan ITEBIS PGRI DEWANTARA Jombang melaksanakan Bimbingan Teknis penyusunan Analisa kelayakan Usaha.  Penyusunan Analisa kelayakan usaha ini dihadiri oleh Forkopimcam Kecamatan Bareng, Kepala Desa, Bareng, Sekretaris Desa, Bendahara desa, direktur atau pengurus Bumdes se kecamatan bareng. mengingat Analisa Kelayakan Usaha ini merupakan syarat mutlak yang harus dimiliki desa agar supaya bisa mencairkan anggarannya kepada Badan Usaha Milik Desa.

Dalam Sambutannya Bapak Bambang Saputro sebagai Ketua Badan Kerjasama Antar Desa ( BKAD ) kecamatan Bareng menyampaikan bahwa ini merupakan bentuk kehati hatian pemerintah desa dalam penggunaan anggaran Dana Desa, jangan sampai pemerintah desa pada pelaksanaannya nanti tidak mempunyai podoman usaha dan ujung ujungnya menjadi sasaran bidik dengan alasan yang lain lain. Sejalan dengan Bapak Usman, SE., MSi dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Badan Kerjasama Antar Desa ( BKAD ) kecamatan bareng yang telah lekasanakan kegiatan ini sebagai langkah strategis yang telah menggandeng Akademisi dalam melaksanakan setiap langkah kebijakan. Camat Bareng menaruh harapan besar bahwa Program ketahanan Pangan yang ada di kecamatan  Bareng nanti bisa berjalan lancar dan bisa mendongkrak ekonomi masyarakat mengingat pelaksanaan nanti akan dilakukan oleh Badan Usaha Milik Desa masing-masing.

Bimbingan Teknis yang dilaksanakan Hari Selasa tanggal 8 Juli 2025 yang dilaksanakan di balai Desa Pulosari di bagi menjadi 3 Klaster sesuai data yang masuk. Pada garis besarnya 13 Desa yang ada di kecamatan Bareng akan melaksanakn kegiatan di bidang Peternakan dan Pertanian. Peternakan ada yang rencana mengalokasikan ke ternak Domba, Ternak Kambing dan Ternak Sapi. adapula yang rencanakan ternak ayam petelur dan ayam pedaging. Disisi pertanian ada yang rencana mengalokasikan ke Resi Gudang gabah, purna jual sampai pada pengolahan dan ada yang akan melaksanakan usaha budidaya melon.

Harapan kita semua adalah setelah diadakan bimbingan teknis yang di dampingi ITEBIS PGRI DEWANTARA Jombang ini kita semua desa desa yang ada di Kecamatan bareng bisa melalukan dan mengimplementasikan apa yang telah di dapat dari pendampinagan dari Akademisi tersebut. ( Dss )

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *